Al-Hallaj
(dalam
“Tawasin” )
“Aku adalah
engkau tidak diragukan,
kemahasucianmu
adalah juga kemahasucianku,
mentauhidkan
engkau adalah juga mentauhidkan aku,
berbuat
maksiat kepadamu juga berbuat maksiat kepadaku”.
Aku adalah
rahasia al-Haq,
bukankah
al-Haq itu aku,
bahkan aku
adalah al-Haq,
maka
bedakan antara kami”.
“Tidak ada
perbedaan antaraku
dan antara
Tuhanku melainkan dari dua sisi;
adanya kami
dari pada-Nya
dan segala
keperluan kami dari pada-Nya.
Al-Junaid Al-Bagdadi
Kamu tidak mencapai baqa(kekal dengan Allah)
sebelum
melalui fana(hapus diri),
Membuangkan
segala-galanya kecuali Allah
dan
'mematikan diri' ialah kesufian.
Seorang itu
tidak akan mencapai Cinta kepada Allah,
hingga dia
memfanakan dirinya.
Al-Hadits
Sayyiditina
A’isyah r.a ketika ditanya oleh seorang ;
“Bilakah
saya mengetahui bahawa diriku telah berbuat baik?”Jawabnya; Bila kamu
merasa belum baik. Lalu ditanya lagi; Bilakah saya mengetahui bahawa
aku jahat (busuk/keliru).Jawabnya; Jika kamu merasa bahawa kamu sudah
baik”
Al-Hadits
“Barang
siapa yang menyeru manusia kpd hidayah, dia mempunyai pahala seperti pahala
yang dicapai oleh orang yang menyahut seruannya tanpa mengurang pahala mereka
yang menyambut seruannya, semakin banyak orang yang mengikuti seruannya semakin
berlipat kali ganda pahala yang diperolehinya.”(Riwayat Muslim)
No comments:
Post a Comment